I’m Envy [ Fanfiction | Oneshoot ]

Title : I’m  envy

Cast : Beberapa member suju

Kim jong woon a.k.a yesung

Park yung ri

Author :  kim nera (nafisa rahmahayati)

Gendre: romance, comedy, family

Descalimer :

Ini ff udah lama banget aku buat, keliatannya setahun yang lalu dan udah pernah aku post di catatan facebook ku ~> http://www.facebook.com/notes/nafisa-rahmahayati/im-envy-/399444926764784. Jadi kalau kata-katanya masih acakadul harap maklum lah chingu… hehehe ^_^

From Park Yung Ri

Mungkin orang yang selama ini anda anggap cinta sejati anda bukanlah cinta sejati anda. Mungkin pria tampan atau wanita cantik yang selalu anda lihat bukanlah cinta sejati anda. Cinta sejati bisa datang kapan saja, dimana saja dan untuk siapa saja. Cinta sejati bisa datang dengan cara apapun, bahkan dengan cara teraneh pun.  

Park Yung Ri POV

Aku duduk di bangku kantin rumah sakit tempat ku berkerja. Wajah ku cermberut ku tekuk-tekuk karena kesal dan cemburu melihat dokter Lee Sungmin dengan pacar barunya. Oh ya aku kenalan dulu ya.. Park Yung Ri iminida. Aku adalah seorang perawat di salah satu rumah sakit besar di Seoul.  Semenjak aku berkerja disini aku langsung menjadi asisten pribadi sekaligus perawat khusus untuk dokter Lee Sungmin. Dokter paling imut-imut(?) se-rumah sakit. Dan semenjak itulah aku mulai menaruh hati pada dokter Sungmin. Tapi entah aku yang bodoh atau dia yang bodoh, hingga sampai saat ini dia belum tahu perasaannya pada ku.

Author POV

Istirahat makan siang pun selesai. Wajah Yung Ri sepertinya mualai kembali cerah karena Sungmin akan berpisah dengan pacarnya itu dan Yung Ri kembali bertugas dengan Sungmin. Tapi sepertinya wajah cerah Yung Ri tidak akan bertahan lama. Selama berkerja Sungmin malah asik SMS an dan menceritakan pacar barunya itu kepada Yung Ri. Sungguh malang nasib Yung Ri.

Yung Ri POV

HUAAAAAAA…. T___T . apakah mungkin ini adalah hari tersial ku selama hidup di dunia?? Harus berkerja dengan namja seperti dokter Sungmin .

“Yung Ri tolong panggilkan pasien terakhir”, pinta dokter Sungmin.

“Baiklah”, jawabku. Dengan lemah, lunglai, lesu, lelah, letih ala sarah sechan iklan obat anemia, aku berjalan keluar sambil memanggil pasien terakhir.

“Tuan Kim Jong Woon”, panggil ku. Tapi kenapa belum ada respon ya??

“Tuan Kim Jong Woon”, panggil ku agak keras. Tapi sepertinya tuan yang bernama Kim Jong Woon ini harusnya ke dokter THT karena telinganya yang kurang baik, bukan ke dokter umum seperti dokter Sungmin.

“TUANNN KIMMM JONGGG WOOONNNNN!!!!”, teriak ku dengan sekuat tenaga.

“Ehh.. Mwo?? Gantian aku ya??”, katanya celingukan sambil masuk ke ruang praktek dokter Sungmin.

Ku amati terus namja yang sedari tadi memegangi perutnya. Sepertinya ia sakit perut. Dan ku amati juga gerak-gerik dan cara bicaranya. Ummm menurut ku namja yang seperti ini adalah namja unik bin aneh dan baru pertama kali aku bertemu namja seperti Jong Woon ini.

“Ini resepnya, jadi total biayanya –“, ucapan dokter Sungmin terpotong tiba-tiba.

“OMO??? Kau masih minta aku membayar mu?? Ckck. Kita kan sudah berteman baik sejak 6 tahun yang lalu. Masak aku masih juga harus membayar mu??”, Tanya si Jong Woon.  #__#

Hha?? Sepelit itukah dia, sampai tidak mau membayar uang berobat yang tak begitu mahal. Ku dengar namja yang bernama Jong Woon ini adalah pengusaha muda yang sukses, masak tidak bisa membayar biaya berobat??

“Ummm tapi aku juga harus mulai menabung untuk masa depan ku hyung”, kata  dokter  Sungmin agak memelas

“Haha, aku hanya bercanda. Ini ku bayar lunas”, jawabnya sombong

Hhhaa?? Lagi-lagi aku berfikiran kalau namja ini benar-benar aneh tapi lucu. Katanya sakit perut, tapi kok masih bisa bercanda dan tertawa?? Ckckc .

Ku amati namja bernama Jong Woon itu sampai keluar pintu praktek , eh kok aku ngamati dia terus ya?? Lho?? Lho?? Lho??

“Dok.. namja tadi teman mu ya?”, Tanya ku tiba-tiba saat dokter  Sungmin dan aku merapikan tempat praktek.

“Iya. Dia sudah seperti hyung ku sendiri. Wae ??”, Tanya dokter Sungmin balik.

“Aniyooo, aku hanya Tanya. Dia orang yang aneh”, sungut ku.

“Dia memang kadang-kadang aneh. Tapi dia namja yang baik dan bersuara bagus loo. Dia juga perkerja keras.” Jawab dokter Sungmin.

“Ooooo”, aku hanya ber-oooo panjang.

Author POV

Malam ini Yung Ri masih belum tidur juga. Ia memandangi langit-langit malam yang indah dan di hiasi bintang-bintang yang seperti berlian berkilauan menemani Yung Ri yang kesepian. Kenapa Yung Ri tidak tidur? Haha … karena ia masih memikirkan Jong Woon. Entah kenapa setiap detik fikirannya terpenuhi oleh gambaran wajah Jong Woon tadi siang dan entah mengapa juga Yung Ri ingin sekali tahu lebih banyak tentang Jong Woon. Bisa disimpulkan kalau sekarang Yung Ri tengah panas dingin karena jatuh cinta.

Hari demi hari berlalu. Siapa sangka kalau Yung Ri akan bertemu lagi dengan Jong Woon, mungkin suatu kebetulan atau ada rahasia tuhan dibalik pertemuan mereka ini.

BUKK…

“Aw… “, ringis Yung Ri sambil memegangi lututnya, sepertinya ia telah tertabrak seorang namja.

“Gwaechana?? Mianhae… jeongmal jeongmal mianhae”, kata seorang namja yang tadi menabraknya. Ringisan Yung Ri terhenti, ia malah berganti dengan menatap namja yang tadi menabraknya. Sepertinya Yung Ri pernah bertemu dengan namja ini.

“Kau suster yang ada saat aku berobat di si Sungmin kan? Yang teriak-teriak memanggil nama ku”, Tanya namja itu tiba-tiba. Seakan memberi petunjuk pada Yung Ri.

“Kau Jong Woon-ssi? “, Tanya Yung Ri balik. Yung Ri sedikit kesal karena harus diingatkan pada insiden teriak-teriaknya di rumah sakit.

Jong Woon POV

Ku lihat gadis  itu dari kejahuan. Ia duduk  dengan tenang di bangku taman tak jauh dari tempat ku dan gadis itu bertabrakkan. Sesekali  kakinya di goyang-goyang kan.

“Ini teh nya”, ku sodorkan teh kotak merek TIO yang iklannya di mainkan Yoochun JYJ .

“Kamsha..”, katanya

Hening. Ia lebih banyak diam sambil memandang lurus kedepan, melihat segerombolan anak yang sedang main sepak bola.

“Jadi kau berkerja dengan si Sungmin itu?”, kata ku. Aku tak betah harus berada dalam kekikukan antara laki-laki dan perempuan.

“Uhum”, katanya singkat sambil mengangguk.

“Nama mu ?”, Tanya ku lagi

“Park Yung Ri iminida”, jawabnya.

Lalu kami diam. Kalau dilihat-lihat lagi ia gadis yang cukup cantik. Walau tak secatik Moon Geun Young dan Yuri SNSD tapi ia bisa di kategorikan dalam kategori gadis cantik. Beruntung sekali si Sungmin bisa berkerja dengan yeoja cantik seperti Yung Ri.

“Kau Jong Woon-ssi kan? Seorang pengusaha muda yang namanya mulai dikenal banyak orang karena perusahaannya mulai terkenal itu kan?”, Tanya Yung Ri tiba-tiba.

“Hehe. Itu perusahan keluarga ku. Aku belum punya perusahaan sendiri.”,  jawab ku. Tak disangka ternyata aku terkenal juga (oppa pliss dehh -_-)

“Kata dokter Sungmin suara mu juga bagus, apakah kau ingin jadi penyanyi?”, Tanya Yung Ri

“Ne, aku ingin jadi penyanyi, tapi belum kesampaian juga. Doakan aku ya.”, kata ku.

Yung Ri terlihat tersenyum sambil mengangguk. Benar-benar ia gadis yang baik dan cantik.

Tiba-tiba handphone ku bergetar. Ternyata ada sms dari si Kyuhyun. Ia menyuruh ku untuk datang di reuni. Bukan reuni sekolah sih, hanya seperti reuni teman-teman seperjuangan(?). wah sepertinya asik juga kalau aku ikut. Sudah lama aku tidak bertemu mereka, aku juga penasaran bagaimana wajah-wajah mereka. Apakah sudah dapat menyaingi ketampanan ku -_-.

@tempat reuni.

Ku lihat beberapa teman seperjuangan(?) ku sudah ada banyak yang berkumpul di sebuah café. Ternyata hanya beberapa saja yang datang. Ada juga beberapa dari mereka yang membawa pasangan bahkan keluarganya. Yahh nasib-nasib, sampai sekarang aku memang belum punya pasangan apalagi keluarga.

“Hyung… ayo kemari.!!”, seru seseorang yang ternyata donghae.

“Wah ternyata wajah kalian belum bisa menyaingi ketampanan ku ya… haha”, ucap ku percaya diri

“Dasar BIG HEAD, dari dulu  sampai sekarang masih sama. Oh ya perkenalkan ini keluarga ku.”, ucap Kyuhyun sambil  memperkenalkan keluarganya. Ahh iya dia kan memang sudah punya keluarga, seorang gadis cantik itu istrinya dan seorang bocah kecil tampan itu adalah anaknya. Aku memang sedikit tidak percaya, Kyuhyun dongsaeng ku yang dulu paling nappeun kini sudah mempunyai keluarga. Mendahului hyung-hyungnya.

“Oh ya ini adalah kekasih ku. Cantik kan??”, imbuh Donghae sambil memperkenalkan kekasihnya yang memang cantik.

“Hehe. Mianhae kalau pacar ku telat datangnya.”, tiba-tiba Sungmin yang dari tadi diam kini mulai bersuara.

“Hyung mana pasangan mu?”, Tanya Donghae, membuat aku jadi bingung menjawabnya.

“Loohhh kau belum tahu ya hyung … Yesung hyung kan belum punya pasangan”, sontak perkataan Kyuhyun membuat ku malu sekaligus marah. Diantara bocah-bocah ini aku-lah yang paling tua dan aku juga yang masih JOMBLO .

Aku hanya diam sambil sedikit manyun melihat bocah-bocah ini tertawa mendengar status ku yang masih JOMBOL.  Untung saja tawa mereka tidak lama. Jadi aku bisa banyak bertanya tentang Yung Ri kepada Sungmin.

“Sungmin-ah.. Yung Ri itu suster di rumah sakit tempat kau berkerja kan?”, Tanya ku.

“Ne, waeyo hyung?”, Tanya nya balik.

“Aniyoo.. aku hanya Tanya. Apakah dia gadis yang baik? Apakah dia belum punya namjachingu?”, Tanya kupenasaran .

“ Dia yeoja yang baik. Dan sepertinya dia juga belum punya namjachingu. Wah waeyo hyung Tanya-tanya tentang Yung Ri? Hyung kenal Yung Ri ya ? atau Hyung gebetannya Yung Ri… jadi kapan Hyung menembak Yung Ri?”, Tanya sungmin panjang sepanjang kereta api yang mau menabrak segerombolan ular .

“Aishhh, aku hanya Tanya kok. Tapi bay the way. Aku cocok gak sama Yung Ri?”, Tanya ku.

“Wahhhh hyunggg kau cocok sekali. Aku juga senang kalau kau dengan Yung Ri. Dari sekian banyak teman-teman susternya dial ah yang sepertinya belum punya namjachingu. Kau harus menyatakan cinta secepatnya pada dia hyung. Keburu dia jadi milik orang lain.”,  mendengar penjelasan Sungmin si dokter yang alhamdulilah ga pernah kena khasus mal praktek (loh kok?? *abaikan) aku jadi takut bila ada namja lain yang sudah mendahului ku untuk menyatakan cinta pada Yung Ri.

Author POV

Yesungg oh yesung…  setelah mendengar penjelesan Sungmin. Si Jong Woon ini jadi takut bila kehilangan Yung Ri. Maka dari itu hampir setiap hari Yesung selalu menghubungi Yung Ri, karena itulah Yesung dan Yung Ri semakin dekat. Bahkan ada juga yang menganggap mereka sudah pacaran.

Hari ini Yesung sudah menyiapkan semuanya. Ia akan menyatakan cinta pada Yung Ri. Melalui les singkat menjadi orang romantis yang diajarkan oleh Donghae akhirnya Yesung akan menyatakan cintanya.

“Jong Woon kenapa kita kesini?”, Tanya Yung Ri penasaran.

“Bukankah kau suka tempat ini?”, Tanya Jong Woon balik.

“Ne aku suka sekali tempat ini oppa..”, jawab Yung Ri

“MWO?? OPPA? Hahaha.”, tawa Jong Woon cekikikan.

“Eh uh salah.. eh. Hu uh ya sudah kalau gitu, aku panggil kau harbeoji saja. Hu uh”, dengus Yung Ri kesal.

“Hahaha .. ne ne ne. kau boleh panggil aku oppa.”, balas yesung sambil masih tertawa.

“Eh lihat anak-anak itu, mereka pandai sekali bermain bola.”, ucap Yung Ri riang.

“Sepertinya kau senang melihat anak-anak itu bermain bola?”, Tanya Jong Woon.

“Ne..  aku senang melihat orang bermain bola.”, jawab Yung Ri .

“Wah sama dong. Ini es krimnya.”, balas Jong Woon sambil menyodor kan es krim rasa Vanila.

“Eh ayo pulang lihat hari semakin gelap.”, kata Yung Ri.

“Andwee- ya. Aku masih ingin mengajak mu ke suatau tempat.

Jong Woon POV

Ku ajak Yung Ri ketempat yang menurut ku indah. Hari memang semakin gelap, bintang-bintang dan bulan mulai menampakkan dirinya yang terang nan benderang seperti lampu Shinyoku yang iklannya dimainkan Dedy Combuzeir dari Indonesia(?). tempat yang indah untuk melihat bintang dan bulan itu adalah genteng rumah tetangga ku ( ini bukan genteng rumah yang miring-miring itu ya readres. Ini genteng rumah yang dari beton itu loo…. Mian kalo aku ga tahu namanya… hehe^^ #dasar #plak ).

“Oppa mau apa kita kesini?”, Tanya Yung Ri dan lagi-lagi Yung Ri memanggilku dengan sebutan oppa.

“Aku mengajak mu kesini untuk memberitahu mu satu hal.lihat dilangit itu…. Ada bintang yang indah bagai permata-permata kecil berbagai warna yang menghiasi langit malam. Dan itu bulan, ya bulan itu seperti ingin selalu menjaga dan mengawasi bintang-bintang kecil itu.”, kata ku panjang lebar. Susah sih mencari kata-kata seperti itu, tapi demi kesuksesan dapatkan cinta Yung Ri apapun akan ku lakukan.

“Memang kenapa oppa? Hha?”, Tanyanya polos.

“Ya… kare..na, ya gitu deh”, jawab ku asal.

“Ooo. .. memang indah sih oppa.”, balasnya

“Oh ya ini aku juga punya sesuatu (sesuatu?? Ala syahrini cuyy).”, ku sodorkan secarik kertas biasa. Kertas itu berisi puisi buatan ku, ya memang sih dibantu donghae sedikit

Kau tahu kenapa aku mengajak mu kesini?

Kau tahu kenapa aku bertanya?

Kau bisa menjawab pertanyaan ku?

Kau tidak bisa?

Sama aku juga tidak…

                Aku tidak tahu kenapa kau bisa dihatiku

                Aku juga tidak tahu kenapa aku selalu ingin didekatmu

                Kau tahu?

                Aku tidak…

Kini aku mengerti

Kenapa kau bisa meloncat-loncat di hati ku

Kerena kau takdirku

Hidup disini untuk ku.

(ceritanya ini puisi dari yesung buat Yung Ri yang ditaruh di kertas yang dikasih yesung buat Yung Ri)

“Hahahaha ………”, tawa Yung Ri terbahak-bahak.  Lho?? Kenapa dia malah teratawa? Bukan menangis terharu ??

“Kenapa tertawa?”, Tanya ku .

“Aku yakin puisi ini bukan buatan oppa kan? Haha”, Tanya nya sambil masih tertawa.

“Ini buatan ku. Aku menulisnya sendiri”, bantah ku.

“Tapi dibantu donghae-ssi kan?”, tanyanya, seakan dia bisa membaca fikiranku .

“Ooo… ne-ya tapi Cuma sedikit.”, sungut ku sambil mengeles.

Hening.  Setelah itu hening sampai sebuah kata kramat nan ajaib tiba-tiba meluncur dari mulut ku

“Saranghae”, kata ku begitu saja. Yung Ri diam. Ia terus diam sampai setitik cairan bening keluar dari mata indahnya.

“Nado saranghae oppa.  Oppa tak perlu susah payah menjadi romantis untuk aku lagi. Karena sejujurnya aku mencintai oppa bagaimana pun keadaan oppa. Karena oppa memang takdirku. Jadilah namja yang selalu bisa membuat ku tersenyum oppa. Jadilah namja yang tak akan menyakiti aku.”, jawabnya panjang dalam pelukanku.

Author POV

Cinta…. Oh cinta…..

Disaksikan bintang-bintang yang indah dan ditemani bulan yang megah itulah sepasang kekasih yang bisa dikatakan ANEH akan memulai kisah cinta berikutnya

Kini dan selamanya…………………………………

~END~

Haaaa…. Udah selesai  ya??

Alhamdulilah deh. Mianhae jeongmal mianhae ya readres kalo ceritanya gaje n banyak typo. Terus kalo ada tulisan-tulisan yang dikurung nan ga penting itu anggap hanya sempilan belaka ya….

Lucu gak? Bagus gak? Jelek?

Ya dah yang penting coment aja… wajib dicoment n NO BASHING N PLAGIAT…..!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s