[ Fanfiction ] The XXX [ O N E ]

the xxx 1 copy
Title : The XXX
Cast :
– Kim Jong Woon | Yesung ( Super Junior )
– Yoo Hyun Mi ( Original Cast )
– And other
Genre : Romance, drama, little bit action, crime
Length : Chapter
Author : nafisacaica
Desclaimer :
Apa yah ?? Ya gitu deh… dibaca ya… trus dikomen. Maaf kalau ceritanya membingungkan, bahasanya kaku sekaku *** (?)
—Ooo—
Seungri High School
14.00 KST
Panasnya siang begitu mencekik murid-murid Seungri High School. Di ruang kelas yang pengap dan panas ditambah lagi dengan pelajaran yang super duper membosankan membuat mahluk-mahluk yang duduk di bangku kayu itu merasa sangat tersiksa.

Han

Dul

Set

KRING KRING…

‘ Perhitungan yang tepat ‘ batin Hyun Mi girang.

Bel tanda pulang sekolah bagai malaikat penyelamat untuk murid-murid Seungri High School. Termasuk Hyun Mi yang sudah tak sabar dengan hobinya.

“ Hyun Mi-ya… sepulang sekolah ini kau mau kemana ? “, tanya seorang gadis yang duduk di depan Hyun Mi.

“ Seperti tak tahu hobi ku saja… Tentu saja sepulang sekolah ini aku akan membuntuti Jong Woon”, jawab Hyun Mi.

“ Mwo ???? Kau membuntuti si brandal itu lagi ? “,

“ Dia bukan berandalan … “

“ Kau bilang Jong Woon bukan berandalan ? Dia sudah memukul adik kelas kemarin sore Hyun Mi-ya… “

“ Itu karena adik kelas itu terlalu sombong untuk ukuran adik kelas… “

“ Aish… mata mu memang sudah dibutakan sama si kepala besar itu …. Lebih baik kau ikut kita saja…”

“ Kemana ? “

“ Ke salon… “

“ Ke toko buku aja Hyun Mi-ya… bareng aku…. “

“ Jangan Hyun Mi-ya… mending kita ke game center aja “

“ Kita nonton saja Hyun Mi-ya…. Beli majalah juga boleh… “

“ STOP …….. !!!!!!! Maaf ya teman-teman ku yang baik hati… sayang sekali, sore ini aku harus mengikuti Jong Woon lagi. Yah … minimal sampai aku menemukan dimana rumah Jong Woon “,

“ Kau ini aneh ya…. Sudah ku bilang Jong Woon itu laki-laki gak benar Hyun Mi-ya… “

“ Whatever… “

Tiba-tiba….

“ Yak…. pukul pukul pukul….. “

“ Pukul kepala nya hyung… pukul….. “

“ Ayo…!!! masak kau kalah dengan kepala besar itu hha ?? !!! “

BUGHH.. !!!

DUAGH… !!!

“ Jong Woon…. !!! “ , bentak seorang guru. Semua sorak-sorai itu pun terhenti saat sebuah suara menengahinya.

“ Kim Jong Woon ikut aku… “

—Ooo—

“ Kim Jong Woon… !!! Apa lagi yang kau lakukan hha???!!! Dasar anak berandalan tak tau tata krama .. tak tau aturan…. Apa kau tidak tahu hha siapa yang kau pukul??!!! “

Begitulah kiranya bentakan keras dari Park songsaenim begitu sampai di ruang guru. Sedangkan yang di bentak hanya menatap dingin wali kelas yang mungkin lebih tua dari ayah nya sendiri.

“ Ah.. sudahlah… Kau boleh pulang… Aku sudah bosan menghukum mu, memarahimu… Sudah pergi sana” , usir pak tua itu sambil memijat pelipisnya.

Jong Woon pun keluar dari ruang guru. Tanpa di sadarinya seorang gadis kuncir dua membuntutinya dari belakang.

Terus membuntutinya. Walau harus berganti bus 3 kali pun tak masalah. Walau harus kehujanan atau kepanasan tak kan jadi masalah berarti bagi seorang Yoo Hyun Mi. Sampai suatu waktu mereka sampai di sebuah gang dengan Hyun Mi yang masih membuntuti Jong Woon.

“ Aish… Kenapa Jong Woon hilang lagi di gang gelap itu ?? “

—Ooo—

^ 5 years later ^
Seoul Editorial Office
14.00 KST
Gadis kuncir 2 itu –Hyun Mi- sudah berubah. Lima tahun berlalu Hyun Mi sudah berubah menjadi seorang gadis kantoran dengan kemeja dan rok mini, bukan seragam SMA lagi. Bawaan nya juga bukan buku-buku tebal dan membosankan tapi tumpukan kertas-kertas yang menurut Hyun Mi sama-sama jahatnya.

“ Asih… Kenapa susah sekali mencari informasi si Jong Woon itu ?? “, gurutu Hyun Mi sambil megeser-geser mouse komputer kantornya.

Yah begitulah Hyun Mi. Meski 5 tahun sudah berlalu. Meski bukan seragam SMA lagi yang melekat di tubuhnya tapi fikiran nya masih tertuju di satu manusia. Jong Woon orangnya.

—Ooo—
Markas The XXX
21.00 KST

“ Yak… Lee Donghae… !! “

“ Lee Donghae…. “

“ Yakkkk….. Lee Donghae ….!!! Ikan cupang bau amis yang cengeng…. !!!! Yak Donghae Bengek …. !!! “,

Teriakan Hyuk Jae begitu menyesak kan para penghuni markas The XXX. Tapi tidak dengan Donghae yang begitu asik dengan smartphone nya. Sesekali senyuman manis Donghae keluar sambil menatap layar smartphonenya.

“ Sudahlah…. Donghae itu sedang fall in love “, tegur Heechul sambil menyesap puntung rokok terkhirnya. Roll rambut di kepala nya ikut bergoyang-goyang sesuai dengan gerakan kepalanya.

“ Mwoya ?? fall in love ?? “

“ Ne … “

“ Huh… dasar… Yak ikan… kalau kau jatuh cinta lagi kau kemanakan itu hha si Jessie ?? “

“ Ku buang “, jawab Donghae datar. Mendengar nama mantan pacar yang entah sudah keberapa .

Lalu semua kembali diam.

Donghae yang sibuk dengan smartphonenya, Eunhyuk dengan komiknya, Heechul dengan rokoknya –dan sesekali memegang roll dirambutnya-, Kyuhyun dengan komputernya dan yang terakhir Yesung dengan lamunannya.

Begitu nyaman memang markas The XXX ini. Markas ini kalau dilihat di atas permukaan tanah hanya sebuah rumah di pinggir rel kereta api. Di pinggir perkotaan Seoul. Tapi siapa sangka kalau rumah kumuh itu ternyata dibawahnya terdapat sebuah markas gembong mafia dengan desain interior modern dan nyaman. Sederhananya seorang Cho Kyuhyun lah yang sudah membuat markas bawah tanah ini nyaman dan modern.

“ Oh ya Jong Woon-ah… bagaimana dengan warisan mu itu ?”, tanya Heechul. Roll nya kembali bergoyang.

“ Ehm?? Ne ?? Oh itu… aku sendiri masih bingung hyung “

“ Aish.. kenapa bingung-bingung… “, timpal Hyuk Jae yang ternyata sudah menyelesaikan acara membaca komiknya.

“ Yang merebut warisan ku itu mafia hyung.. “

“ Kita juga mafia “

“ Tapi mereka mafia yang lebih profesional dan banyak. Aku jadi tak yakin hyung “

“ Hey bro… Kemana Kim Jong Woon yang percaya diri itu eoh ? “, hibur Hyuk Jae

“ Yak Cho Kyuhyun… !! “

Yang dipanggil cuek. Ia masih betah dengan game-game di komputernya.

“ Yak Cho Kyuhyunnnnnnnn …..!!! Ingat janji mu…..!!!!! “, pekikan Heechul lepas sudah.

“ Aish… Arra… arra hyung “

Kyuhyun berjalan malas menuju komputer yang satunya lagi. Begitu dihidupkan muncul sebuah gambar lengkap dengan keterangan dan informasi sebuah organisasi.

“ Ini dia orangnya hyung ? “, tanya Donghae. Kini ke-lima namja itu sudah berdiri di balik kursi tempat Kyuhyun duduk di depan komputernya. Menyimak baik-baik apa yang sudah muncul di balik komputer berlayar flat itu.

“ Ne.. Dia orangnya Donghae-ya “

“ Uchiha Hiragawa. Ketua mafia terbesar di Jepang. Organisasi dengan nama The Mafias. Ah… nama apa ini?? Jelek sekali.. keren juga The XXX. “ , komentar Hyuk Jae.

“ Jadi asalnya Jepang “

“ Jadi bagaimana ? “,

“ Jadi bagaimana apanya ?? Tentu saja sehabis ini kita habisi si Hiragawa itu. Dia sudah merebut hak Jong Woon hyung “, jawab Kyuhyun semangat.

“ Ne… aku sudah tidak sabar lagi memukul, menendang dan menembak. Tangan ku sudah gatal “, sahut Hyuk Jae sambil memukul, menengdang dan menembak angin dengan tangannya.

—Ooo—

Kim’s House
02.00 KST
Dingin nya malam terasa seperti menggores kulit-kulit manusia. Gelap nya malam juga terasa mencekam. Apalagi ini masih jam 2 subuh. Mana ada orang-orang yang keluar rumah tanpa kepentingan berarti. Tapi tidak dengan ke-lima namja ini. Mereka sudah siap dengan semuanya. Alat-alat seperti pisau dan pistol sudah ada di saku celana masing-masing.

“ Huaaaa hyung.. rumah mu bagus sekali “, komentar Donghae begitu mereka sampai di depan pintu gerbang rumah bak istana itu.

Jong Woon diam saja. Ia hanya tersenyum kecil sambil mem-play kembali kenangan nya dengan kakeknya dimasa lalu.

“ Yaps.. ayo kita berpencar. Donghae dan Yesung lewat belakang. Kau sudah siap-siap tali kan ?? “, tanya Heechul.

“ Siap bos “, jawab Donghae.

“ Kau… Hyuk Jae dan Kyuhyun lewat depan “,

“ Mwo?? Lewat depan?? Yak… !! Bagaimana kalau ada penjaga di depan?? “,

“ Iya nih.. Kalau begitu hyung ngapain ?? “,

Kyuhyun dan Hyuk Jae protes tak terima.

“ Aku disini “

“ Ngapai ?? “,

“ Berjaga-jaga lah. Ya sudahlah kalian pergi saja… aku percaya kalian bisa… Fighting !!!! “,

Heechul memberi semangat dengan aegyo menjijikannya. Membuat saeng-saengnya menatap ingin muntah.

—Ooo—

Kyuhyun dan Hyuk Jae melangkah pelan-pelan sambil berjinjit-jinjit bak Tom yang akan memangsa Jerry. Oh tidak… ini bukan kartun. Mereka berdua mengendap-ngendap masuk ke halaman luas rumah tuan Kim –kakek Jong Woon- yang tentunya sebentar lagi akan menjadi milik Jong Woon.

Bodohnya lagi tidak ada satu pun penjaga di halaman yang luas ini. Membuat Kyuhyun dan Hyuk Jae tentu saja tertawa dalam hati.

TOK TOK TOK

Sesuai yang mereka rencana kan, Kyuhyun akan mengetok pintu rumah mewah itu dulu lalu ….

“ Siapa ?? “,

DOR …!!!

Satu tembakan langsung lepas dari pistol semi otomatis milik Hyuk Jae. Dan beruntungnya, tembakan itu langsung terkena tepat di dada laki-laki dengan kaos lengan panjang yang tadi membukakan pintu.

“ Itu tadi salam perkenalan dari ku bung “, ucap Hyuk Jae sambil menendang manusia tak sadar kan diri itu.

Sementara itu di halaman belakang

BUK

“ Yaps..Semua sudah selsai hyung “, kata Donghae sambil menepuk-nepuk lututnya yang terkena rontokan rumput di halaman belakang dan ternyata halaman belakang ini sungguh lebih besar dari pada halaman depan tadi.

Sepasang mata sipit Yesung memandang hamparan rumputan hijau di halaman belakang ini.

‘ Tak banyak yang berubah ‘ pikirnya

“ Ayo hyung… cepat …. “,

Dan dengan sedikit berlari kedua laki-laki ini langsung menerobos pintu belakang yang menyatu dengan dapur .

“ Yak…!!! Siapa kali– ?? “,

“ Hmftt… hmftttt “

“ Ternyata mafia-mafia ini tak ada apa-apa nya “, cibir Donghae setelah kedua penjaga belakang rumah mewah itu mereka sekap.

—Ooo—

“ Selamat malam tuan muda Jong Woon. Oh.. ani… bahkan ini sudah pagi. Baiklah kalau begitu selamat pagi tuan muda Jong Woon “,

Tiba-tiba seorang laki-laki yang usianya kira-kira setengah abad mucul lewat anak tangga. Diikuti dengan 4 orang anak buah berbadan kekar di belakangnya dan dua orang perempuan cantik nan seksi yang bergelayutan manja di kedua lengan laki-laki tua itu.

“ Katanya orang Jepang, kenapa bisa bahasa Korea ? “, tiba-tiba Hyuk Jae berbisik kepada Kyuhyun dan hanya dibalas muka datar Kyuhyun.

“ Oh… bahkan kau membawa teman-teman mu ini ya ??? Ku dengar setelah kakek mu meninggal kau tidak punya teman lagi ?? “,

Tatapan laki-laki tua dengan piyama tidurnya itu semakin meremehkan Yesung saja. Seakan Yesung tak bisa apa-apa.

“ Oh ya… Bahkan aku lupa menanyakan gerangan apa yang membuat tuan muda Jong Woon dan teman-teman nya datang kesini ?? Apa untuk mengingat kenangan-kenangan indah bersama kakek bodoh mu itu hha ?? “,

“ Stop … !!! “,

Yesung menjerit keras. Membentak laki-laki tua itu. Sungguh… baru pertama ini Jong Woon seperti itu. Tak pernah ia marah apalagi berlaku tidak sopan seperti tadi. Walaupun Uchiha Hiragawa itu musuh nya tapi bukankah ia juga orang tua ??

“ Hahaha …. “

Gigi Jong Woon bergemelatuk. Tangannya mengepal keras.Sedangkan Kyuhyun dan Donghae yang berada di samping kiri dan kanan Jong Woon hanya bisa menepuk-nepuk pelan bahu Jong Woon. Memberi kesabaran sedikit pada Jong Woon.

Tiba-tiba saja Hiragawa bersiul dan …

CIAT … !!

DOR …..!!!

DOR…….!!!

BUGH….!!!

BUGH ….!!!

Serangan tiba-tiba muncul dari hampir seluruh penjuru rumah. Menyerang Jong Woon, Kyuhyun, Donghae dan Hyuk Jae secara tiba-tiba. Dan siapa sangka kalau ternyata mereka ber-empat bahkan lebih tangkas dari anak buah laki-laki botak depan itu.

“ Argh …. !!! “,

“ KYUHYUN … !! “,

Kyuhyun terjatuh. Lengan kirinya tiba-tiba mengeluarkan darah. Rupanya baru saja sebuah peluru menggores lengannya. Peluru itu bahkan sampai menyobek jaket kulit Kyuhyun yang tebal.

“ Sudah.. Hyung sana saja… “,

Kyuhyun mencoba membujuk Hyuk Jae yang kini tengah menolong Kyuhyun. Raut wajah Hyuk Jae menggambarkan kekhawatiran yang berlebihan.

“ Yak… kau ini terluka bodoh … !!!! “,

Lama The XXX menembak, memukul dan menendang anak-anak buar Hiragawa itu. Tapi tetap saja. 10 lawan 4. Tentu akan menang yang 10 bukan ?? Keadaan The XXX semakin terpojokan. Ditambah lagi Kyuhyun yang terkapar dipojokan rumah mewah itu.

Tapi tiba-tiba ….

BUK

BUK

BUK

“ Argh…. !!! “

“ Auwww ….. !!!! “

“ Argh …. !!! “

Satu demi satu anak buah Hiragawa berjatuhan tanpa sebab. Sedangkan majikannya mulai takut dan panik melihat anak-anak buah nya berjatuhan tanpa sebab. Yesung, Donghae, Hyuk Jae juga ikut heran.

“ Heechul hyung …. !!! “,

Donghae berteriak senang begitu mendapati hyungnya datang sambil memutar-mutar PSP Kyuhyun.

“ Kau melupakan ini Kyu … “, Heechul melempar PSP itu ke Kyuhyun. Kyuhyun menangkap lalu menatap senang PSP itu. Semua rasa sakit dilengannya seakan hilang begitu melihat PSP penyelamatnya itu.

“ Kenapa dengan PSP itu ?? “ , tanya Yesung.

“ PSP itu ada penembak berpeluru sinar laser buatan Kyuhyun sendiri. Laser itu yang membuat anak-anak buah Hiragawa yang bodoh itu tadi bertumbangan “, jawab Heechul sambil memegang rambut nya itu. Takut ada yang rusak.

Tak lama kemudian Donghae dan Yesung langsung memapah Kyuhyun. Ke-limanya juga langsung menatap Hiragawa. Raut wajah Hiragawa kini berbalik 180 derajat dari yang tadi saat pertama Yesung dan kawan-kawan masuk rumah mewah ini. Raut wajah Hiragawa kini penuh dengan ketakutan.

“ Bagaimana tuan Hiragawa yang terhormat ?? “, Yesung bertanya –sebetulnya bukan- dengan nada menyindir yang kental.

“ A…pa ??? A..pa nya yang ba..gai..mana ?? “,

“ Bahkan untuk bicara pun pak tua ini gagap … “, cibir Hyuk Jae.

“ Dimana surat-surat tanah dan rumah ini yang asli ?? “,

“ Di… dikamar ku “,

“ Cih bohong … “

“ Aish… baiklah… baiklah…. Akan ku beritahu dimana semuanya, tapi jangan laporkan aku pada polisi, aku mohon… “,

Ke-lima namja ini hanya tersenyum.

Tak lama kemudian.

“ Terimakasih tuan Uchiha Hiragawa yang terhormat. Maaf sudah mengganggu tidur mu yang nyenyak “,

“ Kau … Arghhh …. !!!! “,

Jeritan Hiragawa begitu nyaring. Membelah malam yang begitu sunyi.

“ Selamat tinggal tuan Uchiha… Semoga kita bertemu di neraka “

Yesung begitu senang saat mendengar lengkingan jeritan Hiragawa saat sebilah pisau tajam Heechul menancap tepat di punggungnya. Tak ada yang menyangka bila di balik lengkingan tadi seorang yeoja memperhatikan mereka dengan berlinangan air mata.

—Ooo—

The Venetian Macau Resort Hotel
10.00 AM

“ Terimakasih kerjasamanya tuan Jong Woon “

“ Oh sama-sama tuan Qi… tuan Xi… tapi anda yakin kan kalau tempat ini aman ?? “,

“ Tentu saja restoran ini aman “,

Senyum mengembang diantara mereka setelah kerjasama bisnis ilegal mereka selesai.

Hari demi hari berlalu, dan semenjak kejadian jam 2 malam itu kehidupan The XXX terutama Jong Woon berubah total. Mereka bukan lagi sekelompok mafia tanpa perkerjaan alias menganggur seperti hari-hari sebelumnya. Kini mereka sudah kembali membangun usaha senjata api ilegal warisan kakek Jong Woon, dan karena jasa teman-teman nya Jong Woon langsung mengangkat mereka –Heechul, Donghae, Hyuk Jae dan Kyuhyun – di perusahaan ilegalnya.

“ Setelah ini apa ?? “, tanya Jong Woon.

“ Setelah ini kita pulang hyung “, jawab Donghae.

“ Syukurlah …. “ ,

“ Tapi setelah kita pulang ke Seoul kita harus bertemu satu client lagi hyung “

Mendengar jawaban Donghae. Jong Woon hanya bisa diam sambil membuang nafas kesal. Memang semenjak perusahaan senjata api ilegal keluarga Jong Woon dibuka lagi, banyak sekali peminatnya. Walaupu itu ilegal sekalipun.

—Ooo—

Seoul International Hotel
21.00 KST
Hyun Mi begitu kesal. Sesekali sepatunya ia hentak-hentakan kasar. Membuat lantai lobi hotel itu jadi bersuara dan orang-orang di sekitarya pun menatap aneh Hyun Mi. Tapi masa bodoh buat Hyun Mi. Yang penting sekarang ini adalah melampiaskan kekesalannya pada bosnya yang seperti Deandles. Bedanya Deandles kerja rodi kalau bos nya kerja lembur.

Tapi tiba-tiba.

“ Jong Woon…. “, Hyun Mi berdesis lirih begitu melihat dua orang namja berjalan beriringan. Salah satu diantara mereka berdua sangan Hyun Mi kenal.

Dan entah mengapa Hyun Mi mengikuti kedua namja itu begitu saja.

Seperti orang terhipnotis
—Ooo—

“ Aku hanya ingin memesan 3 buah pistol semi otomatis saja…. ini juga hanya untuk penjagaan diri sendiri dan keluarga. Kalau aku meminta ijin kepemilikan senjata api dulu kepada pemerintah itu merepotkan. “,

“ Itulah kelebihan kami agashi… Kami menjual senjata api tanpa ijin dari pemerintah dan juga dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang tentunya lebih hebat “

“ Kalian berjualan senjata api seperti berjualan kacang saja… “

“ Hahahaha…. “

Gelak tawa memenuhi sebuah ruangan yang sudah di booking client Jong Woon hanya untuk memesan senjata api. Jong Woon memang tidak mau kalau sampai usahanya ilegalnya ini terendus polisi.

“ Ya sudah kalau begitu… Terimakasih…. “

“ Sama-sama agashi “,

Setelah laki-laki berumur kira-kira 60 tahunan itu keluar dari ruangan yang ia booking sendiri. Donghae tiba-tiba langsung ngacir sambil memegang selangkangannya sambil berteriak.

“ Hyung ….aku kebelet pipis…. ke kamar mandi dulu ya !!! “

Sedangkan yang diajak bicara hanya bisa geleng-geleng kepala.

Jong Woon pun keluar dari ruangan itu, lalu ….

“ Jong Woon….. “,

Jong Woon menatap seorang gadis yang tiba-tiba ada di depannya dengan pandangan tak percaya.

“ Kau… kau ternyata …… seorang maf— “, perkataan Hyun Mi terputus karena Jong Woon membekap mulutnya.

“ Yak !! Kau diam saja …. “

“ Hmfft…. Hmfft…. “

— TBC —

Hahahaha….. sorry baru di publish, hehehe ^^
Muup (?) klw ff nya gak bisa bwt kenyang, soalnya ini bukan nasi goreng -_-
Klw kebanyakan kata ‘tiba-tiba’ juga di muup’in ea QaQa
Maafin aku ya…. dan…. Selamat puasa…… 😀
*don’t yadong in Ramadhan*

2 pemikiran pada “[ Fanfiction ] The XXX [ O N E ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s